Sabtu, 23 April 2016

Hi

Aku meilhat sang semesta raya bernyanyi seraya mendengungkan 4 senarnya
aku merasakan matahari di bibirnya, dingin di dekatnya
aku terasa hadir di dalam keindahan tapi aku masih tak tahu apa itu keindahan
hadir dalam kata dan makan, paragraf dalam teks cerita
aku terasa tak hampa lagi
sendiri aku menyatu dengan keramaian
sepikir
serupa
menjadi sama
menjadi identik

aku merasakan betapa sakitnya hidup adalah berkah
lautan yang dalam seolah dangkal dan jariku bisa merasanya
aku menghirup air biru
aku merasakan manisnya lautan
oh, betapa indahnya

biru selalu biru
dan aku tak pernah kelabu lagi
setiap pagi merasakan jamahan mentari
mentari menjamahku?
aku dibisiki dengan indahnya rayuan hari ini
betapa indahnya sebuah kursi kayu
bterbakarnya asbak kardus
karena dia
dia
menunggu untuk kau sapa sekali lagi

Related Posts:

  • Terubahterlelap di dalam kebingungan terpikirkan dari antara mau dan tidak dari yang teriyakan sampai ter-tak-kan dari dia yang hadir seketika 4 tahun sil… Read More
  • MadBustingselamat.… Read More
  • DeServe? part 2: HerPANTAS apa yang menjadikan seseorang untuk seseorang lainya? apa yang menjadikan layak? mengapa? entah kenapa? itukah jawabanmu terus menerus? bila ha… Read More
  • What Now?mungkin sebagian besar dari kalian (mau nyebut GurGunNers tapi takut dibilang ngalay) yang ngikuti blog saya dari pos ke 23 mpe sekarang agak ngerti k… Read More
  • Between Mac,Windows,Linux, and any other elseduduk di bangku sendirian ya, sendirian dan entah ada ber lima kita semeja enam, mungkin, aku lupa aku hanya diam dan memandang handphone entah, menun… Read More

0 comments:

Posting Komentar

Formulir Kontak