Sebuah quote yang membuat saya sadar tentang keberadaan kekuatan dari komunitas adalah “tumbuh berkembang bersama fans” sangat sepele memang tetapi makna di balik itu adalah suatu hal yang besar dalam dunia idol . Makna yang tersurat secara bahasa tetapi menyimpan banyak hal apabila direnungkan jikalau anda memiliki waktu luang. Makna tersebut membuat para penggemar merasa menjadi bagian penting dari “organisasi” tersebut (bagi yang mau). Sebelum membahas lebih lanjut mari saya jabarkan definisi dari apa itu Idol. Idol ( アイドル / aidoru ) adalah bintang muda yang dididik sejak usia dini untuk menjadi seseorang yang bisa diidolakan yang secara mayoritas diidolakan karena keimutanya. Idol sendiri memang di targetkan menjadi role model masyarakat khusunya para penikmatnya dimana idol harus memiliki imej masyarakat yang baik serta menjadi teladan kepada para penggemar yang masih muda. Idol sendiri mengincar peran yang banyak di dalam media Jepang yang disebut tarento (...
Jikalau saja hujan gerimis menyisakan sang mentari dan pelangi di payungi oleh gelapnya ruangan dan jendela yang begitu sendu menatap keluar ketika internet padam, hanya melihat halaman deaduanan yang menari tanpa takut masuk angin tetap hijau dan terus melenggang musik delapan bit dari gameboy menyisakan memori dan memori dan memori dan sebuah memo apabila musik berhenti kamu kalah sebulan ini aku bingung musik apa yang kudengarkan dan kudendangkan di atas kendaraan roda dua ku menemani pergantian gigi serta rem mendadak andalanku jikalau saja mentari pagi bersinar secerah bulan semalam atau suara kodok tengah hari menjadi sebuah harmoni yang indah dengan suara ayam jikalau saja jikalau saja indah memang aku tak bisa bercerita lagi berambisi menatap tembok pun aku malu, aku takut pojokan kamar bukan lagi sahabatku mungkin saja kuakhiri, kurung buka dan titik dua.
Sudah larut malam, suara jangkrik yang sempat beradu dengan suara mesin-mesin beroda sudah kembali dari kalahnya yang telak. Terlihat sebuah motor mulai menepi dari jalan raya yang sepi , ke sebuah tenda, untuk istirahat sejenak. Wajahnya memiliki sisa-sisa guratan kulit karena harus tersenyum paksa. Ia pun langsung duduk di dalam tenda, tanpa basa-basi “es teh satu, gak pake gula.” Setelah menunggu beberapa menit minuman yang ia pesan sudah ada di hadapannya setalah itu muncul sahutan dari penjaga “setiap malam kau mampir ke tenda ini, wajahmu selalu melulu lusuh, selalu saja kau jawab ‘tak apa-apa, besuk juga senyum lagi’ tapi kali ini berbeda, ada apa?” “gakpapa, lagian bukanya mukaku selalu lusuh?” ujar sang pemuda sambil mencari gorengan gosong. “sudahlah cerita, aku butuh hiburan, dan hiburan bukan hanya cerita bahagia, ndengerin lagu galau saja bisa bikin kita bahagia, kadang-kadang…” “ya elah, tapi terkadang lucu juga, mendengarkan lagu sedih tapi belum ...
Komentar
Posting Komentar